Review: Acer Liquid E3

CiriCara TeknoProdusen komputer seperti desktop atau laptop nampaknya mulai melirik bisnis smartphone yang sudah menjadi lahan basah dan bukan hanya sekedar “coba-coba” seperti beberapa waktu lalu. Setelah HP, Asus dan Lenovo, kali ni giliran Acer yang menghadirkan produk terkininya, yakni Liquid E3. Salah satu ciri khas dari smartphone ini adalah adanya sebuah tombol shutter khusus dan lampu flash untuk kamera depan. Lalu apa saja kelebihan lain ponsel ini dan bagaimana performanya? Simak ulasan berikut.

Desain

Dengan balutan material plastik, ponsel dengan ukuran 136 x 68 x 9 mm dan berat 134 gram ini memiliki desain agak kotak yang dihiasi aksen grill berwarna merah di atas dan bawah sisi depan. Karena mengadopsi desain baterai tertanam, pengguna bisa mengakses SIM Card atau slot microSD dari sisi luar. Di bagian belakang juga terdapat kamera utama yang agak menonjol keluar dengan aksen cincin berwarna senada dengan grill di sisi depan.

Display dan UI

Acer Liquid E3 dilengkapi dengan layar sentuh IPS LCD kapasitis berukuran 4.7 inci, resolusi HD (720 x 1280 pixel), kerapatan hingga 312 ppi, dan ketajaman hingga 16 juta warna. Secara keseluruhan layar ponsel ini tergolong cukup baik meski digunakan di ruangan terbuka. Produksi warnanya juga cukup tajam dengan viewing angle yang luas.

Untuk interface, terpampang 4 ikon shortcut bersama ikon bergambar gembok yang berfungsi untuk mengaktifkan layar. Meski ponsel ini mendukung fitur lockscreen widget, pengguna hanya bisa memasang satu widget pada panel lockscreen. Pada homescreen, terdapat 5 panel yang bisa dimodifikasi hingga mencapai 9 panel. Area Drawer dibagi menjadi dua, masing-masing untuk menampilkan aplikasi dan widget.

Kamera dan Fitur Unggulan

Untuk ponsel kelas menengah, kamera Liquid E3 terbilang cukup mumpuni. Selain kamera utama yang berkekuatan 13 MP (4160 x 3120 pixel) lengkap dengan LED flash, autofocus dan beberapa fitur lainnya, di bagian depan terdapat kamera sekunder sebesar 2 MP yang juga dilengkapi LED Flash.

Acer juga menyematkan banyak fitur dan inovasi untuk kamera ini. Selain 11 mode utama, 7 pilihan efek warna dan 14 pilihan scene mode, pada kamera depan juga terdapat lampu flash yang bisa digunakan ketika kondisi pencahayaan kurang. Sementara saat cahaya cukup, ada mode beauty shot yang membuat wajah lebih tirus dan kulit lebih halus pada hasil foto kamera depan.

Salah satu fitur unggulan dari smartphone Acer ini adalah adanya tombol AcerRAPID di bagian belakang ponsel yang bisa digunakan untuk mengakses aplikasi yang sudah dipilih, mengakses kamera dan menjadikannya tombol shutter atau untuk mengambil gambar secara beruntun (burst shot). Selain itu, masih ada Float Apps dimana pengguna bisa menjalankan aplikasi dalam jendela kecil dan Livescreen untuk berbagi gambar atau tulisan dengan sesama pengguna ponsel Acer yang juga memiliki aplikasi ini.

Internet dan Konektifitas

Karena memiliki kapabilitas dual SIM, ponsel ini dapat berjalan di jalur GSM, GPRS, EDGE, HSDPA dan HSUPA. Selain menyedikan konektifitas lokal seperti WiFi, Bluetooth dan microUSB, Acer juga menyediakan aplikasi Wirelesss Input Device dimana pengguna dapat menghubungkan ponsel dengan perangkat keyboard atau mouse bluetooth. Untuk browsing, pengguna bisa memanfaatkan browser Android atau Google Chrome.

Hardware, Prosesor dan OS

Meski memiliki banyak fitur unggulan, sayangnya prosesor dapur pacu yang digunakan masih tergolong usang. Acer masih menggunakan chipset MT6589 Mediatek dengan prosesor quad-core berkecepatan 1.2 GHz. Sistem operasi yang digunakan juga masih Android 4.4.2 Jelly Bean. Kinerja ponsel ini juga ditunjang dengan RAM 1 GB dengan internal storage sebesar 16 GB yang bisa diperbesar hingga 32 GB lewat slot microSD.

Kesimpulan

Acer Liquid E3 memang memiliki beberapa kelebihan baik dari sisi desain yang tampak elegan serta inovasi (AcerRAPID, flash sekunder) yang layak diapresiasi. Anda yang gemar berfoto selfie layak menjadikan ponsel ini sebagai pilihan. Kekurangan Liquid E3 hanya terletak pada chipset yang tergololng usang dengan harga yang relatif mahal untuk spesifikasi prosesor sekelasnya.

About the author /


Post your comments