Compare: Sony Xperia C dan Samsung Galaxy Grand Neo, Duel Ponsel Layar 5 Inci

Samsung-Galaxy-Grand-Neo-vs-Sony-Xperia-C

CiriCara Tekno – Sony Xperia C dan Samsung Galaxy Grand Neo adalah dua smartphone di kelas menengah yang sama-sama mengusung bodi bongsor, layar 5 inci dan spesifikasi yang hampir serupa. Harganya pun tak jauh berbeda, yakni di kisaran Rp 2,8 jutaan. Sony dikenal lewat fitur kameranya yang mumpuni, sementara produk Samsung tentu sudah dikenal luas oleh banyak orang. Jika membandingkan kedua ponsel pintar ini, kira-kira siapa yang lebih unggul?

Desain

Sony Xperia C hadir dengan desainnya yang elegan dan agak kotak dengan dimensi 141.5 x 74.2 x 8.9 mm dengan berat 153 gram. Sementara Samsung Galaxy Grand Neo meski memiliki desain stylish dengan bentuk sedikit membulat, ukurannya sedikit lebih besar, yaitu 143.7 x 77.1 x 9.6 mm dengan berat 163 gram. Namun keduanya masih cukup ergonomis dan pas untuk digenggam maupun saat digunakan.

Layar

Xperia C hadir dengan layar TFT capacitive berukuran 5 inci (540 x 960 pixel) dengan kepadatan pixel mencapai 220 ppi dan kedalaman 16 juta warna. Namun layar ponsel ini tanpa dukungan Bavaria Engine andalan Sony. Beralih ke Galaxy Grand Neo, ponsel ini juga menggunakan layar TFT capacitive dengan luas 5 inci (480 x 800 pixel), kerapatan 186 ppi dan kedalaman 16 juta warna. Bisa dikatakan Sony lebih unggul lewat resolusi dan kepadatan pixel yang lebih besar.

Kamera dan Video

Kamera Xperia C lebih superior dengan sensor Exmor R beresolusi 8 MP (3264 x 2448 pixel) dilengkapi autofocus dan LED flash. Selain itu masih ada fitur bawaan kamera seperti geo-tagging, touch focus, face and smile detection, HDR serta perekam video beresolusi 1080p@30fps. Di bagian depan, tersemat kamera sekunder dengan resolusi VGA.

Di sisi lain, Galaxy Grand Neo “hanya” dibekali dengan kamera beresolusi 5 MP (2592 x 1944 pixel) dengan LED flash, autofocus dan geo-tagging. Kemampuan merekam videonya beresolosi 720p@30fps dan kamera sekunder VGA. Tentu saja Sony sudah jauh lebih unggul di sektor kamera.

Konektifitas

Untuk urusan konektifitas, keduanya memiliki kemampuan yang sama, yakni dapat berjalan di jalur 3G HSPA. Selain itu baik Xperia C maupun Galaxy Grand Neo sama-sama dibekali dengan konektifitas WiFi, Bluetooth dan slot microUSB.

Performa

Dapur pacu Sony diersenjatai oleh chipset Mediatek MT6589 dengan prosesor quad-core berkecepatan 1.2 GHz dan RAM 1 GB. Kinerja grafisnya ditunjang oleh PowerVR SGX544. Ini membuat performa Xperia C terbilang cukup mengesankan dan tanpa kendala saat mengakses aplikasi berat.

Sementara itu, performa Glaxy Grand Neo tak jauh berbeda dengan Xperia C karena sama-sama menggunakan prosesor quad-core dengan kecepatan 1.2 GHz dan RAM 1 GB. Hanya saja ponsel ini ditanamkan chipset Broadcom BCM23550. Kinerja grafiisnya terbilang standar karena hanya didukung oleh VideoCore IV.

Namun, kedua ponsel menggunakan sistem operasi yang sama, yakni OS Android 4.2.2 Jelly Bean.

Memori dan Baterai

Sony Xperia C menyediakan internal storage sebsar 4 GB dengan ekspansi via slot microSD hingga 32 GB. Pasokan dayanya didukung oleh baterai Li-Ion berkkapasitas 2390 mAh. Sementara Samsung boleh sedikit jumawa karena Galaxy Grand Neo memiliki ruang penyimpanan sebesar 8 GB dilengkapi slot microSD maksimum 64 GB. Namun baterai yang digunakan masih tergolong standar, yakni berkapasitas 2100 mAh.

Kesimpulan

Secara umum, Sony Xperia C jauh lebih unggul dari Samsung Galaxy Grand Neo. Itu terlihat dari kualtas layar, dapur pacu, spesifikasi kamera serta kapasitas baterai. Sedangkan satu-satunya keunggulan Grand Neo hanya pada kapasitas memori internalnya yang lebih besar. Dengan harga yang tidak jauh berbeda, tentunya pilihan di ada di tangan Anda untuk memilih mana yang lebih baik.

About the author /


Related Articles

Post your comments