Review: Samsung Galaxy K

Samsung-Galaxy-K-Zoom

CiriCara Tekno – Hal pertama yang terbesit dalam benak seseorang ketika melihat Samsung Galaxy K Zoom adalah bertanya-tanya, “ini hp atau kamera digital?” Samsung sepertinya memang suka bereksperimen dengan berbagai produknya dan berbau ‘transeksual’. Setelah merilis Samsung Galaxy Note yang merupakan kombinasi antara smartphone dan tablet (phablet, kini produsen asal Korea Selatan itu mengawinkan sebuah lensa 10x optical zoom dengan sebuah smartphone yang diberi nama Galaxy K Zoom.

Ponsel ini pun menjadi pilihan bagi Anda yang mengidamkan smartphone canggih dan kamera saku di saat yang sama. Lantas, apa saja fitur yang ditawarkan oleh smartphone dengan layar 20.7 megapixel ini?

Desain dan Display

Peranti ini memiliki dimensi 137.5 x 70.8 x 16.6 mm dengan berat 200 gram. Karena basicnya adalah smartphone, Galaxy K Zoom dibekali dengan layar Super AMOLED seluas 4.5 inci (720 x 1280 piksel) dengan kepadatan pixel mencapai 306 ppi dan terdiri dari 16 juta warna. Samsung juga menambahkan lapisan anti-gores Corning Gorilla Glass 3 sebagai proteksi pada layar.

Kamera

Kamera mumpuni yang dibekali dengan beragam fitur canggih jelas menjadi senjata utama Galaxy K Zoom dengan lensa bersensor 20.7 MP (5248 x 3936 pixel) yang dilengkapi berbagai fitur layaknya kamera digital. Fitur-fitur seperti auto/manual focus, 10x optical zoom, image stabilization, Xenon LED flash, geo-tagging, touch focus, face and smile, HDR dan panorama dapat Anda temukan pada perangkat ini. Ada juga fitur fotografi unggulan seperti Continous Shot, Selfie Alarm atau Manage Mode untuk memilih foto yang ingin dipotret seperti macro, sunset dan kid shot.

Selain itu, fitur perekam videonya juga sekelas HD (1080p@60fps) dilengkapi dengan kamera sekunder sebesar 2 MP yang dapat digunakan untuk berfoto selfie atau melakukan video call.

Konektifitas

Di sektor konektifitas, ponsel ini dapat menjangkau jaringan 3G HSPA sehingga aktifitas seperti browsing, chatting, mengunduh aplikasi, lagu atau video menjadi mudah dilakukan. Selain itu tersedia juga konektifitas lokal seperti WiFi, Bluetooth, NCF dan microUSB untuk berbagai data dengan perangkat lainnya.

Performa dan Hardware

Dapur pacu Galaxy K Zoom dipersenjatai oleh chipset Exynos 5260 yang dilengkapi prosesor ‘fusion’ Cortex-A7 quad-core berkecepatan 1.3 GHz dengan Cortex-A15 dual core 1.7 GHz. RAM 2 GB dan prosesor grafis Mali-T624 sudah ditanamkan sebagai penunjang kinerja. OS yang digunakan juga tergolong fresh, yakni Android 4.4.2 KitKat.

Samsung menambahkan kapasitas memori internal sebesar 8 GB yang dapat ditingkakan dengan slot microSD hingga 64 GB. Baterai Li-Ion sebsar 2430 mAh juga sudah dibekali sebagai pasokan daya.

Kesimpulan

Dengan banderol sekitar Rp 8 jutaan, Samsung Galaxy K Zoom memiliki kemampuan kamera yang setara dengan kamera digital dalam bentuk smartphone. Namun ternyata, kualitas kamera yang dihasilkan tidak konsisten dan pengguna akan sedikit mengalami kesulitan jika ingin memotret secara manual. Akibat fitur kamera yang terlalu ‘canggih’ tersebut, baterai pun menjadi cepat boros. Selain itu resolusi display yang digunakan masih 720p, bukan 1080p seperti smartphone premium kebanyakan.

About the author /


Related Articles

Post your comments