Ini Smartphone Pertama di Dunia

Simon Personal Communicator

CiriCara Tekno – Kepopuleran smartphone saat ini terus meningkat dan memunculkan dua nama perusahaan besar yakni Samsung dan Apple. Dua perusahaan smartphone tersebut masih terus bersaing untuk menjadi yang paling populer.

Sebelumnya ada Nokia yang merajai pasar smartphone. Namun saat ini kepopuleran Nokia mulai redup. Sejak munculnya sistem operasi Android, Nokia memang mulai tersingkirkan. Apalagi Nokia sempat menolak memakai OS Android.

Lalu, kira-kira produsen mana yang pertama kali mencetuskan smartphone?

Mungkin kebanyakan orang akan menebak Samsung, Apple, atau juga Nokia. Padahal hal itu salah. Pasalnya smartphone pertama di dunia itu bukan buatan dari ketiga produsen ponsel terkenal tersebut.

Nokia memang sempat mencetuskan ponsel seri Communicator yang memiliki fitur layaknya sebuah komputer pada tahun 1996. Nah, Nokia Communicator ini memang menjadi salah satu pencetus ponsel pintar saat ini.

Namun demikian, ternyata ada ponsel pintar lain yang dibuat lebih dulu sebelum Nokia Communicator tersebut. Adalah Simon Personal Communicator yang dibuat oleh produsen IBM pada tahun 1992.

Tidak jauh beda dari smartphone zaman sekarang, Simon Personal Communicator juga mempunyai dua fungsi, yakni telepon seluler dan PDA (Personal Data Assistant). Ditambah, Simon juga sudah dibekali dengan layar sentuh monochrome 4,5 inci.

Untuk pengoperasian layar sentuhnya, Simon juga dilengkapi dengan stylus. Layaknya sebuah asisten digital pribadi, Simon bisa dipakai untuk menyimpan jadwal, menerima email dan faksimili.

Sama seperti smartphone lainnya, Simon juga memiliki memori internal yang cukup untuk menampung aplikasi pihak ketiga. Tidak hanya memori internal, Simon juga bisa menambah kapasitas penyimpanannya dengan memori eksternal.

Meski tidak seterkenal smartphone zaman sekarang, IBM sebenarnya cukup sukses karena berhasil memasarkan 50.000 unit Simon pada masa itu. Hal ini sesuai dengan data dari Bloomberg Businessweek.

Lalu bagaimana dengan harganya? Seperti dilansir majalah Byte, yang mengutip dari laman Business Insider, pada tahun 1992 lalu Simon dibanderol dengan harga US$ 899 dengan sistem kontrak atau setara US$ 1.435 saat ini.

About the author /


Post your comments