16 Merek Smartphone 4G LTE dengan TKDN 20%

CiriCara Tekno – Smartphone dengan konektivitas 4G LTE tidak bisa beredar bebas di pasar Indonesia. Smartphone 4G yang akan dipasarkan di Indonesia nantinya harus memiliki Tingkat Kandungan Lokal Dalam Negeri atau TKDN dalam presentase tertentu.

Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) yang baru saja ditandatangani oleh tiga Kementerian (Kementerian Kominfo, Kemenperin, dan Kemendag), smartphone 4G LTE berteknologi FDD wajib memiliki minimal TKDN 30%. Peraturan ini berlaku per 1 Januari 2017, mendatang.

Dengan standar minimal TKDN 30% itu artinya smartphone 4G yang akan dipasarkan nantinya harus terdiri dari 30 persen kandungan lokal atau bahan asli buatan dari Indonesia. Entah itu dari segi komponen maupun software ponsel.

Menurut Menperin Saleh Husin, Permen tentang ponsel 4G LTE itu dibuat untuk menekan angka impor ponsel yang membanjiri pasar Indonesia. Ia berharap agar peraturan itu nantinya akan membuat angka impor ponsel di Indonesia bisa menurun di tahun yang akan datang.

Untuk saat ini, Menperin Saleh mencatat ada 16 vendor atau merek smartphone 4G yang sudah memiliki TKDN 20%. “Keenambelasnya ini sudah merakit ponsel di dalam negeri,” jelas Saleh usai menandatangani Permen regulasi TKDN Ponsel 4G.

Meskipun masih kurang dari standar minimal yang akan diberlakukan pada 2017, hal itu sudah jadi awal yang bagus. Berikut daftar 16 merek perangkat 4G tersebut:

– Polytron
– Evercoss
– Advan
– Mito
– Axioo
– SPC
– Gosco
– Asiafone
– Samsung
– Oppo
– Haier
– Huawei
– Smartfren
– Ivo
– Bolt
– Lenovo

Sementara itu, untuk ponsel 4G LTE berteknologi TDD (Time Division Duplex) baru akan diberlakukan standar minimal TKDN 30% pada tahun 2019, mendatang.

About the author /


Post your comments