Ini Alasan BlackBerry Akhirnya Pakai Android

CiriCara Tekno – Bos BlackBerry John Chen akhirnya mengumumkan rencana perusahaan untuk membuat ponsel berbasis sistem operasi Android. Ponsel pintar ini akan dibernama BlackBerry Priv yang berasal dari kata “Privacy” dan “Privilege”. Lalu kenapa pihak BlackBerry akhirnya menggunakan Android?

“Ini adalah jawaban bagi pengguna BlackBerry lama yang menginginkan keyboard fisik, tetapi suka dengan aplikasi-aplikasi masa kini,” kata Chen, seperti yang dilansir Cnet dan dikutip dari KompasTekno. Seperti yang diketahui, OS besutan Google tersebut memang memiliki layanan toko aplikasi yang hampir tiap bulan pasti ada aplikasi baru yang masuk.

Meskipun akhirnya menggunakan OS Android, menurut Chen, ponsel BlackBerry tetap memiliki perbedaan dari ponsel Android lainnya. Ia mengklaim bahwa BlackBerry Priv akan menjadi ponsel Android teraman yang beredar di pasaran. Sesuai dengan namanya, ponsel ini memang didesain untuk menjaga privasi penggunanya agar tetap terjaga.

BlackBerry Priv diklaim bisa jadi pilihan tepat untuk pengguna yang ingin memiliki ponsel Android untuk pendukung produktivitas kerja dengan keamanan yang terjaga. Tidak heran jika BlackBerry Priv ditujukan untuk pekerja profesional dan kalangan pemerintahan sebagai sasaran pasarnya.

Selain diklaim sebagai ponsel Android teraman, BlackBerry Priv juga dibekali spesifikasi yang cukup tinggi. Mulai dari layar 5,4 inci dengan resolusi 2560 x 1440 piksel yang dipadu dengan keyboard fisik yang bisa digeser dari atas ke bawah. Ponsel pintar ini juga sudah mendukung touch input, jadi pengguna bisa pakai keyboard fisik atau keyboard virtual di layar.

Prosesor yang dipakai pun cukup mumpuni, yakni prosesor Snapdragon 808 dengan RAM 3GB. BlackBerry Priv juga dilengkapi fitur dual kamera sebagai hiburan, kamera belakang 18MP dan kamera depan 5MP.

Sementara itu, analis di Stretegic Analytic, Neil Mawston menilai langkah BlackBerry pindah ke Android adalah untuk menggaet banyak konsumen. Seperti yang diketahui, Android yang dikenal sebagai OS mobile berjamaah ini memiliki peminat yang cukup besar.

“OS BlackBerry sudah tidak sepopuler dulu lagi, makanya mereka beralih ke Android untuk menyasar pasar yang lebih besar di sisi konsumer,” ujar Mawston.

Menurut Mawston, jika sudah tidak bisa melawan kepopuleran OS Android, memang lebih baik bergabung saja. Apalagi OS besutan Google ini sudah semakin banyak diadopsi produsen ponsel dari seluruh dunia dan bahkan beberapa ada yang memasarkan ponselnya dengan harga murah.

Apakah keputusan BlackBerry menggunakan Android sudah tepat? Kita lihat saja perkembangannya.

About the author /


Related Articles

Post your comments