Li-Fi, Teknologi Nirkabel 100 Kali Lebih Cepat dari Wi-Fi

Li-Fi

CiriCara Tekno – Kebanyakan pengguna internet lebih mengenal teknologi nirkabel bernama Wireless Fidelity (Wi-Fi). Dengan teknologi Wi-Fi ini pengguna bisa langsung terhubung ke internet tanpa harus menghubungkan gadget menggunakan kabel LAN. Tapi jangan salah, ternyata ada teknologi serupa yang lebih canggih lho.

Teknologi tersebut adalah Li-Fi. Seperti yang dilansir Viva News, Li-Fi merupakan sebuah teknologi nirkabel yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi. Bahkan berdasarkan hasil uji coba di kantor Velmenni, teknologi Li-Fi mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga 1GBps atau 100 kali lebih cepat dari Wi-Fi.

Pada dasarnya Li-Fi maupun Wi-Fi mempunyai fungsi yang sama, yakni mengirimkan data tanpa menggunakan koneksi kabel. Namun bedanya, Li-Fi menggunakan perantara cahaya dari alat penerangan seperti bola lampu untuk mengirimkan data. Teknologi yang dipakai Li-Fi ini disebut sebagai Visible Light Communication (VLC).

Menurut Penemu Li-Fi, Profesor Harald Haas dari University of Ediburgh infrastruktur yang ada saat ini sangat mungkin untuk diintegrasikan dengan Li-Fi. Cukup dengan menanamkan sebuah microchip ke dalam setiap alat penerasang seperti bola lampu LED, maka Li-Fi sudah bisa dipakai.

Dengan begitu, alat penerangan tersebut akan memiliki dua fungsi: sebagai sumber cahaya dan juga melakukan transmisi data secara nirkabel,” ujar Haas.

Menurut Deepak Solanki, CEO Velmenni, pihaknya masih melakukan sejumlah uji coba di kantor dan juga tempat industri untuk menggunakan teknologi Li-Fi. Ia menjelaskan bahwa sudah ada klien yang berminat untuk melakukan uji coba Li-Fi di kantor mereka.

“Saat ini, kami telah mendesain solusi pencahayaan cerdas untuk lingkungan industri yang memungkinkan komunikasi data menggunakan cahaya,” kata Solanki.

Namun demikian, menurut Solanki, teknologi Li-Fi saat ini belum bisa menggantikan peran Wi-Fi seutuhnya. Ia menjelaskan bahwa pihaknya baru bisa menggunakan Li-Fi untuk meningkatkan efisiensi jaringan pada Wi-Fi agar dapat bekerja lebih efisien.

Membuat jaringan yang sama sekali baru untuk Li-Fi adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Karena itu, kita harus menemukan cara untuk mengintegrasikan sistem kita dengan sistem yang ada sekarang ini,” jelas Solanki.

Jika teknologi Li-Fi berhasil diterapkan pada alat penerangan yang ada saat ini, bisa dipastikan perkembangan Li-Fi akan sangat pesat mengingat semakin banyaknya kebutuhan masyarakat akan alat penerangan.

About the author /


Post your comments